JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta Badan Komunikasi Pemerintah memperkuat komunikasi publik dan menampung kritik masyarakat. Presiden Prabowo memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil Kepala Bakom Fadli Tri Hartono di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan komunikasi pemerintah dengan masyarakat. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Prabowo meminta Bakom menyampaikan program, hasil, dan manfaat kebijakan pemerintah dengan bahasa sederhana. Pemerintah juga diminta menjelaskan arah dan pemikiran di balik setiap kebijakan.

Prabowo juga meminta Bakom membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Bakom diharapkan menerima masukan, keluhan, dan kritik untuk diteruskan kepada kementerian, lembaga terkait, hingga Presiden.

Arahan tersebut disampaikan dua hari setelah Prabowo melantik Syahganda sebagai Kepala Bakom dan Fadli sebagai Wakil Kepala Bakom. Pengangkatan keduanya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 106/P Tahun 2026.

Syahganda menggantikan Muhammad Qodari sebagai Kepala Bakom. Pada waktu yang sama, Qodari dilantik sebagai Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden merangkap anggota.

Prabowo sebelumnya juga menekankan komunikasi pemerintah sebagai alat memperkuat persatuan nasional. Syahganda menyebut arahan tersebut menjadi salah satu fokus Bakom dalam menjalankan tugasnya.