Jakarta – Harga emas terus melambung tinggi dan berhasil menembus level $3.050 per ons hari ini. Bahkan sempat menyentuh rekor tertinggi di $3.077! Apa saja faktor di balik kenaikan ini?, Jumat 28/3/2025.
Penyebab Utama Kenaikan Emas :
- Kebijakan Trump Picu Ketegangan
Presiden AS Donald Trump baru saja mengumumkan tarif impor mobil 25%. Kebijakan ini langsung dapat reaksi keras dari Kanada dan Prancis yang mengancam akan membalas. Situasi ini bikin investor panik dan beralih ke emas. - Dolar AS Melemah,
Nilai dolar AS turun 0,5%, membuat emas semakin menarik bagi investor. - Bank Sentral Borong Emas
Belanja emas oleh bank-bank sentral dunia dan permintaan tinggi untuk ETF emas terus mendorong harga naik.

Prediksi Goldman Sachs: Emas Bisa Tembus $3.300!
Bank investasi ternama Goldman Sachs bahkan memprediksi harga emas bisa mencapai $3.300 per ons di akhir 2025. Mereka melihat permintaan emas akan terus kuat.
Faktor Pendukung Lainnya
- Inflasi AS masih tinggi
- Konflik Timur Tengah makin panas (Serangan Israel di Gaza dan operasi militer AS di Yaman)
- Imbal hasil obligasi AS turun ke 4,35%
Apa yang Harus Diwaspadai?
Investor sekarang menunggu rilis data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS hari ini. Data ini bisa mempengaruhi keputusan suku bunga The Fed dan pergerakan harga emas selanjutnya.
Analisis Teknis
- Support kuat di $3.000
- Resistensi berikut di $3.075 dan $3.100
- Meski indikator menunjukkan emas sudah terlalu mahal (overbought), tapi tren naik masih kuat.
Emas masih jadi favorit investor di tengah ketidakpastian global, Kebijakan Trump dan data PCE AS jadi kunci pergerakan, Potensi masih terbuka untuk terus naik.
Sumber: HFM Markets
