JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat posisi Bank Banten sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) unggulan. Selain menambah penyertaan modal, Pemprov juga mendorong terbentuknya Kelompok Usaha Bank (KUB) dengan Bank Jatim dan mengajak pemerintah kabupaten/kota untuk menempatkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) di Bank Banten.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti, usai melakukan kunjungan bersama jajaran Direksi dan Komisaris PT BPD Banten (Perseroda) Tbk ke kantor OJK di Menara Radius Prawiro, Jakarta Pusat, Selasa (24/6/2025).

Rombongan diterima langsung oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, bersama jajaran. Turut hadir di antaranya Komisaris Independen Bank Banten Deden Riki Hayatul Firman, Direktur Utama Muhammad Busthami, dan jajaran Direksi Bank Banten lainnya.

“Pertemuan ini membuktikan komitmen kuat Gubernur sebagai Pemegang Saham Pengendali dalam penyehatan dan penguatan Bank Banten,” kata Rina Dewiyanti.

Rina menyampaikan, salah satu topik penting dalam pertemuan tersebut adalah penguatan Bank Banten melalui proses Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama Bank Jatim, yang saat ini sedang dalam tahap penjajakan.

“Kami juga melakukan koordinasi daring dengan OJK Jawa Timur untuk mempercepat proses tersebut,” ujarnya.

Rina menambahkan, dukungan terhadap Bank Banten juga terus mengalir dari sejumlah pemerintah daerah. Pemkab Lebak dan Pemkot Serang, misalnya, sudah lebih dulu memindahkan RKUD mereka ke Bank Banten.

“Pemkab Tangerang juga memberikan dukungan kuat. Saat ini sudah berjalan kerja sama payroll PPPK dan layanan di RSUD Balaraja,” jelasnya.

Sementara itu, penjajakan kerja sama juga tengah dilakukan dengan Pemkab Pandeglang dan Pemkab Serang, khususnya terkait pengelolaan payroll pegawai pemerintah.

“Kami harap pemerintah kabupaten/kota lain di Provinsi Banten bisa segera menyusul untuk memperkuat sinergi dalam membesarkan Bank Banten,” ungkapnya.

Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, menegaskan bahwa pihaknya kini fokus pada penyehatan internal, termasuk menjajaki KUB dengan Bank Jatim sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

“Saat ini sudah ada dua daerah yang menempatkan RKUD-nya di Bank Banten. Selain itu, kami juga tengah memperluas kerja sama dengan sejumlah BLUD,” ujarnya.

Busthami mengungkapkan, Pemkab Tangerang bahkan telah mendepositokan dana sebesar Rp200 miliar ke Bank Banten sebagai bentuk dukungan konkret.

“Kami optimistis langkah penguatan Bank Banten ini berjalan konsisten, dan memberi dampak positif bagi perekonomian daerah,” pungkasnya.