JAKARTA — PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Downstream Pertamina, memastikan kesiapan penuh dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional selama periode Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2026.
Sebagai bagian dari langkah antisipasi meningkatnya kebutuhan energi masyarakat dan sektor industri, perusahaan menyiagakan sebanyak 345 armada kapal untuk mengamankan pasokan energi dari wilayah Indonesia Timur hingga Barat.
Dari total armada tersebut, 266 kapal ditugaskan untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM) dan avtur. Selain itu, 27 kapal digunakan untuk pengangkutan minyak mentah (crude oil), 45 kapal untuk distribusi LPG, serta 7 kapal untuk pengangkutan produk petrokimia yang juga difungsikan sebagai floating storage.
Armada tersebut berperan dalam mendistribusikan berbagai produk energi strategis, di antaranya Pertalite, Pertamax, Pertadex, B40, avtur, LPG, minyak mentah, hingga produk petrokimia.
Distribusi energi melalui jalur laut ini menjadi langkah penting guna memastikan kebutuhan energi pada sektor transportasi, penerbangan, industri, hingga rumah tangga tetap terpenuhi selama periode Ramadan dan Idulfitri, yang umumnya mengalami peningkatan konsumsi energi.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, mengatakan bahwa jalur distribusi laut memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional, mengingat kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan.
“Sebagai negara kepulauan, transportasi laut memegang peranan vital dalam rantai pasok energi nasional. Karena itu, kesiapan armada menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas pasokan di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menegaskan bahwa operasional pengangkutan energi melalui jalur laut dijalankan dengan perencanaan pelayaran yang disiplin.
Ia juga memastikan bahwa pengawasan distribusi dilakukan secara real time dengan penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang ketat guna menjamin keamanan dan kelancaran distribusi energi selama masa Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026.
