SERANG – General Manager KSO PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional I Distrik Jawa Barat-Banten, R. Wahyu Cahyadi, meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten serta pemerintah daerah setempat untuk memperkuat skala usaha perkebunan sawit yang menjadi fokus utama PTPN.
Menurut Wahyu, potensi produktivitas sawit di Provinsi Banten saat ini sangat baik dan mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2023–2024, PTPN telah menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR kepada masyarakat dengan nilai mencapai Rp2,9 miliar, termasuk di dalamnya peningkatan kesejahteraan pegawai.
.
“Ke depan, kami berencana mengembangkan skala usaha sawit yang ada. Untuk itu, kami sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah,” ujarnya saat bertemu Gubernur Banten Andra Soni di Ruang Rapat Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Kamis (15/5/2025).
Kunjungan rombongan PTPN IV Regional I tersebut diterima langsung oleh Gubernur Andra Soni. Pertemuan membahas penguatan dan optimalisasi potensi perkebunan sawit di wilayah Banten.
Gubernur Banten Andra Soni menyatakan bahwa sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah, Pemprov Banten berkewajiban memperkuat koordinasi dengan seluruh lembaga vertikal yang beroperasi di wilayahnya, termasuk PTPN.
“Ada banyak hal yang kami diskusikan, termasuk pengembangan potensi sawit di Banten. Pemprov Banten sangat terbuka terhadap kolaborasi dan masukan dari PTPN,” kata Andra.
Ia menambahkan, dukungan terhadap penguatan usaha PTPN akan diberikan selama keberadaannya memberi manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana kehadiran PTPN bisa benar-benar membawa dampak positif dan meningkatkan kesejahteraan warga,” pungkasnya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M. Tauchid dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten Wawan Gunawan.
