SUKABUMI – Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, terus menegaskan eksistensinya sebagai sentra kerajinan anyaman bambu. Salah satu pusat produksinya berada di Kampung Nangewer, yang kini dikenal sebagai produsen utama keranjang bambu untuk kemasan kue mochi.
Kerajinan anyaman bambu atau besek ini telah menjadi tradisi turun-temurun sejak era 1980-an. Tidak hanya menjadi sumber penghidupan utama warga, keberadaan industri rumahan ini juga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan perekonomian desa.
Keranjang bambu hasil tangan para pengrajin Sukajaya memainkan peran penting dalam industri makanan, khususnya dalam pengemasan mochi khas Sukabumi. Produk ini dipasok langsung ke sejumlah pabrik mochi lokal, termasuk ke pabrik terkenal Kaswari Lampion.
Hubungan distribusi yang terbangun menciptakan pasar yang stabil dan berkelanjutan bagi para pengrajin.
Menariknya, hampir seluruh ibu rumah tangga di Desa Sukajaya terlibat aktif dalam proses produksi. Kegiatan ini tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga di desa.
Pemerintah Desa Sukajaya pun tak tinggal diam. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), para pengrajin mendapatkan dukungan berupa bantuan modal usaha dan pelatihan keterampilan. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kapasitas produksi sekaligus memperkokoh posisi Desa Sukajaya sebagai pusat kerajinan bambu terkemuka di Kabupaten Sukabumi.
Dengan potensi dan komitmen yang dimiliki masyarakat serta pemerintah desa, Desa Sukajaya diproyeksikan akan terus berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif berbasis budaya lokal yang tangguh dan berdaya saing.
