Bandung — Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Jawa Barat melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi dakwah kader dan komitmen bersama dalam pengawalan isu pembangunan pemuda di provinsi ini.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor PW Muhammadiyah Jabar, Jalan Sancang, Bandung, dihadiri langsung oleh jajaran pengurus KAMMI Wilayah Jawa Barat, termasuk Ketua Umum Aam Izussalam, serta jajaran Pimpinan PW Muhammadiyah Jabar yang menyambut dengan hangat dan terbuka.
Dalam pertemuan tersebut, kedua organisasi sepakat bahwa tantangan generasi muda hari ini membutuhkan kolaborasi yang kuat antar kekuatan umat. KAMMI menegaskan pentingnya membangun poros kaderisasi strategis antara organisasi kepemudaan dengan ormas keislaman, agar pemuda Muslim Jawa Barat tidak hanya religius tetapi juga tangguh dalam menghadapi persoalan kebangsaan.
Kami melihat Muhammadiyah bukan hanya sebagai mitra dakwah, tapi sebagai rumah besar umat yang telah lama berkiprah dalam pendidikan dan peradaban. KAMMI ingin memperkuat sinergi dalam kerja dakwah, sosial, dan pembangunan karakter pemuda,” ujar Izussalam (Ketua PW KAMMI Jawa barat)
Dalam sambutannya Pimpinan PW Muhammadiyah Jawa barat yang di wakili oleh Dr. Iu Rusliana, M.Si. (Sekretaris PW Muhammadiyah Jawa barat) menyambut baik semangat tersebut dan menegaskan bahwa ‘’Muhammadiyah selalu membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya, khususnya untuk organisasi pemuda yang membawa visi dakwah dan nilai-nilai keummatan dalam kerja sosialnya’’.
Isu Strategis: Pembangunan Pemuda Berbasis Nilai dan Aksi
Kedua belah pihak juga berdiskusi terkait isu-isu strategis pemuda di Jawa Barat, mulai dari krisis orientasi, disrupsi moral, hingga minimnya ruang aktualisasi bagi pemuda Islam di ruang publik.
Beberapa agenda kolaborasi yang mengemuka dalam pembahasan antara lain:
- Pembinaan kepemimpinan pemuda Islam berbasis masjid dan komunitas.
- Penguatan literasi kebangsaan dan advokasi sosial.
- Pembentukan forum kaderisasi bersama di kampus-kampus strategis.
- Dukungan pada gerakan dakwah digital dan media edukatif untuk pemuda.
Meneguhkan Jalan Kolaborasi Umat
Pertemuan ini diakhiri dengan semangat kolaboratif dan harapan besar bahwa ke depan, KAMMI dan Muhammadiyah akan berjalan bersama untuk mencetak generasi pemimpin muda Islam yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga matang secara spiritual dan berkontribusi dalam pembangunan Jawa Barat.
“Kami percaya, masa depan bangsa akan ditentukan oleh seberapa kuat anak-anak muda Islam mampu bersatu, berpikir besar, dan bertindak strategis. Dan itulah yang ingin kami bangun bersama Muhammadiyah,” tutup Izussalam.
