BEKASI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi tak henti berupaya memastikan bantuan sosial sampai dengan tepat. Hari ini, DLH melalui Bidang Penanganan Sampah dan Kemitraan bekerja sama dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) bantuan sosial di Kecamatan Bantargebang, khususnya Kelurahan Sumur Batu.
Dalam kegiatan ini, tim monitoring melakukan pengecekan langsung di lapangan guna memastikan bahwa pembangunan yang direncanakan benar-benar dilaksanakan dengan baik. Beberapa titik yang dipantau antara lain perbaikan saluran air, peningkatan jalan dengan cor beton, dan pembangunan turap Tempat Pemakaman Umum (TPU).
Kepala DLH Kota Bekasi, Yudianto, mengungkapkan bahwa Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sumur Batu turut serta dalam tim monitoring. “Keterlibatan LPM dalam kegiatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa segala bentuk bantuan sosial benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
LPM Sumur Batu juga berperan dalam pengawasan kegiatan pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu. Ini adalah langkah konkret untuk memastikan setiap kegiatan pembangunan maupun pengelolaan sampah berjalan sesuai rencana.
Yudianto juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam pengawasan pembangunan di lingkungan mereka. “Dengan adanya partisipasi warga, kita bisa bersama-sama mengatasi permasalahan lingkungan dan infrastruktur, sehingga hasilnya benar-benar dirasakan oleh semua pihak,” tambahnya.
Dengan kolaborasi ini, DLH Kota Bekasi berharap program bantuan sosial di Kecamatan Bantargebang dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan membawa perubahan positif bagi masyarakat sekitar.
