JAKARTA — Gubernur Banten, Andra Soni, menghadiri acara penutupan International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Kamis (12/6/2025). Kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“Tadi kita mendengarkan langsung pidato Bapak Presiden Prabowo Subianto. Alhamdulillah, itu sangat memberi semangat bagi kita,” ujar Andra Soni.
Ia menegaskan pentingnya keberlanjutan dalam pembangunan. “Pembangunan harus berkesinambungan,” tambahnya.
Menurut Andra, prinsip pembangunan berkelanjutan menjadi komitmen yang terus ia pegang dalam menjalankan roda pemerintahan di Provinsi Banten.
“Ini menjadi bagian dari motivasi kami untuk terus bekerja lebih baik,” katanya.
Lebih lanjut, Gubernur Banten menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. “Koordinasi dan kolaborasi harus terus diperkuat agar berbagai permasalahan dapat diselesaikan satu per satu,” jelasnya.
Sebagai informasi, International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pada Rabu (11/6/2025).
Dalam sambutannya, AHY menyampaikan bahwa Indonesia tahun ini menjadi tuan rumah bagi peserta dari enam benua. Ia menekankan bahwa kehadiran para peserta bukan sekadar seremonial, melainkan sebagai bentuk nyata tekad kolektif mewujudkan masa depan yang lebih terhubung dan berkelanjutan.
Konferensi ICI 2025 mengusung tema: “Infrastruktur Berkelanjutan untuk Masa Depan”, dan dihadiri oleh jajaran Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, para Duta Besar negara sahabat, anggota DPR/MPR dan DPD RI, para Gubernur dan Wakil Gubernur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Bupati dan Wakil Bupati, serta perwakilan delegasi dari dalam dan luar negeri, pemimpin dunia usaha, dan mitra pembangunan.
Total peserta mencapai hampir 7.000 orang, berasal dari 26 negara, antara lain Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Jepang, Kanada, Korea Selatan, Norwegia, Uni Emirat Arab, Tiongkok, Uni Eropa, Spanyol, Vietnam, Iran, Singapura, Turki, Hungaria, Myanmar, Denmark, Prancis, Inggris, Rusia, Jerman, Uruguay, Finlandia, Swiss, dan Azerbaijan.
Turut hadir pula lembaga pembiayaan internasional terkemuka seperti Macquarie (Australia), GIC (Singapura), World Bank, International Finance Corporation (IFC), Asian Development Bank (ADB), dan The Asia Group.
