SERANG – Rasa syukur dan lega menyelimuti rombongan jurnalis asal Sumatera Barat saat tiba di Kota Serang, Banten, Kamis (5/2/2026). Setelah menempuh perjalanan panjang lebih dari satu hari dari Kota Padang sejak Rabu (4/2), rombongan akhirnya tiba dengan selamat untuk mengikuti rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dipusatkan di Provinsi Banten.

“Alhamdulillah,” ujar Syafrijon, jurnalis asal Kabupaten Mentawai, sesaat setelah turun dari bus. Ungkapan sederhana itu seolah mewakili rasa lega seluruh rombongan setelah perjalanan panjang yang melelahkan namun penuh kebersamaan.

Tiba di Serang, Kebersamaan Langsung Terasa

Setibanya di Serang, rombongan langsung menuju Hotel Horison Serang, salah satu lokasi kegiatan HPN. Meski terlihat lelah, suasana hangat langsung terasa di antara para jurnalis.

“Sekarang kita nikmati makan pical ayam dulu,” ujar Syafrijon sambil tersenyum, mencairkan suasana dan mengundang tawa rekan-rekannya.

Obrolan santai pun mengalir, mulai dari pengalaman liputan, dinamika jurnalistik, hingga cerita perjalanan panjang dari Sumatera Barat. Darmen Rajo Alam dari Padang tampak berbincang hangat dengan Mis dari Bukittinggi, menggambarkan keakraban antarjurnalis yang sudah lama terjalin.

Malam Pertama di Serang Penuh Canda

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Hotel Puri Karyana, tempat mereka menginap selama mengikuti rangkaian HPN. Di lobi hotel, suasana kembali hidup dengan saling sapa, canda, dan diskusi ringan seputar pengalaman liputan.

Afridon Rajo Bungsu dari Kota Pariaman turut mencairkan suasana dengan humor khasnya yang disambut tawa rekan-rekan jurnalis lainnya, seperti Yuddy Malay, Mebri Tanjung, Nia, Yuamran alias Andre, serta Ikhwan.

Kelelahan perjalanan pun seolah hilang, berganti semangat untuk mengikuti agenda HPN yang akan berlangsung beberapa hari ke depan.

Solidaritas Jurnalis Tetap Terjaga

Kehadiran jurnalis Sumbar di Serang tidak sekadar memenuhi agenda HPN, tetapi juga menunjukkan kuatnya solidaritas dan persaudaraan antarinsan pers.

Perjalanan panjang tersebut menjadi bukti bahwa dunia jurnalistik tidak hanya soal pemberitaan, tetapi juga tentang kebersamaan, saling mendukung, dan persahabatan yang terus terjaga.

Di Banten, jurnalis Sumbar hadir membawa semangat profesionalisme sekaligus kehangatan persaudaraan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan insan pers.