Sebelumnya, video yang sempat beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah siswa memprotes isi makanan yang diterima, seperti roti hamburger yang terlihat ‘kosong’.

Video protes tersebut memicu perbincangan di kalangan netizen mengenai pelaksanaan program MBG dan cara sekolah menanggapi aspirasi siswanya. Beragam tanggapan pun muncul, mulai dari kritik terhadap menu hingga dukungan atas tujuan program yang dinilai bermanfaat bagi kesehatan siswa.” pungkasnya