SERANG – Provinsi Lampung resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) tahun 2027. Penetapan tersebut disampaikan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Ahmad Munir, usai menerima surat dukungan dari Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.
Surat dukungan gubernur diserahkan langsung oleh Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, kepada Ahmad Munir—yang akrab disapa Cak Munir—dalam kegiatan Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PWI di Hotel Aston, Banten, Sabtu (7/2/2026).
Momen penyerahan surat tersebut disambut antusias jajaran pengurus PWI Pusat. Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, bahkan menyemangati peserta dengan seruan, “Hidup Lampung! Ke Lampung kita tahun depan.”
Ahmad Munir menegaskan PWI Pusat telah memutuskan Lampung sebagai tuan rumah dua agenda nasional tersebut.
“Kami memutuskan Lampung menjadi tuan rumah HPN dan Porwanas 2027. Selanjutnya, PWI Pusat akan melakukan rapat lanjutan dan menyurati PWI Lampung serta Gubernur Lampung terkait kesiapan teknis penyelenggaraan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan PWI Pusat. Menurutnya, penunjukan tersebut merupakan amanah besar yang akan dipersiapkan secara maksimal.
“Penetapan Lampung sebagai tuan rumah HPN dan Porwanas 2027 adalah kepercayaan yang sangat kami hargai. Kami akan melakukan persiapan matang agar kedua agenda nasional ini berjalan sukses,” katanya.
Dalam suratnya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung untuk menjadi tuan rumah HPN dan Porwanas 2027. Ia menilai Lampung memiliki sarana dan prasarana olahraga yang memadai, akses transportasi yang baik, fasilitas akomodasi yang cukup, serta dukungan sumber daya manusia dan pemangku kepentingan terkait.
Pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung juga diyakini tidak hanya berjalan lancar, tetapi turut memberikan dampak positif bagi promosi daerah, pariwisata, serta pertumbuhan ekonomi lokal, sekaligus memperkuat solidaritas wartawan se-Indonesia.
