Jakarta – Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggelar Upacara Pembukaan Latihan Peningkatan Kemampuan Penjinakan Bom (JIBOM), Kimia Biologi Radioaktif (KBR), dan Search and Rescue (SAR) Semester I Tahun Anggaran 2025, Selasa (8/7/2025) di Lapangan Apel Makosat Brimob Polda Metro Jaya.

Latihan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks, mulai dari potensi ancaman terorisme, bencana alam, hingga gangguan kamtibmas lainnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si. dalam amanatnya menegaskan pentingnya latihan sebagai bagian dari pembinaan kemampuan dan penguatan profesionalisme pasukan. Beliau juga menekankan agar seluruh peserta mengikuti latihan dengan penuh disiplin, mengutamakan keselamatan, dan membangun sinergi tim secara solid.

“Latihan ini merupakan sarana untuk mengasah kemampuan teknis dan taktis serta membentuk mental personel yang tangguh, siap menjalankan tugas kemanusiaan maupun operasi berisiko tinggi dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Latihan ini melibatkan 75 personel, peserta dari jajaran Batalyon Pelopor dan Detasemen Gegana, serta didukung oleh 15 personel instruktur latihan yang berpengalaman. Seluruh kegiatan didukung dengan peralatan khusus sesuai standar JIBOM, KBR, dan SAR. Selain aspek teknis, latihan ini juga difokuskan pada peningkatan komunikasi tim, evaluasi prosedur lapangan, dan pemantapan SOP dalam penanganan situasi darurat.

Melalui latihan ini, Brimob Polda Metro Jaya berkomitmen terus memperkuat kesiapan dan respons cepat terhadap segala bentuk potensi ancaman, sebagai bagian dari pengabdian terhadap bangsa dan negara.