SERANG – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meminta Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Serang untuk semakin masif dalam upaya penurunan dan pencegahan stunting. Meskipun angka stunting Kabupaten Serang telah turun dari 23 persen pada 2023 menjadi 20,2 persen pada 2024, ia menegaskan bahwa upaya ini harus terus diperkuat.

Hal tersebut disampaikan Ratu Zakiyah—sapaan akrabnya—saat menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Kabupaten Serang di Lapangan Tenis Indoor ATN, Rabu, 10 Desember 2025.

“Targetnya, ke depan PKK lebih masif lagi dalam rangka menurunkan angka stunting. Dengan kesiapan PKK di semua tingkatan, Insya Allah kita bisa menurunkan bahkan menghilangkan angka stunting di Kabupaten Serang,” ujarnya kepada wartawan.

Secara nasional, target angka stunting pada 2025 adalah 18,2 persen. Dengan posisi 20,2 persen pada 2024, Kabupaten Serang hanya perlu mengejar penurunan 1,8 persen untuk mencapai target tersebut.

Ratu Zakiyah menegaskan bahwa PKK adalah mitra strategis pemerintah, sehingga kehadirannya pada peringatan HKG PKK merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai program yang dijalankan organisasi tersebut.

“Banyak fungsi yang dijalankan PKK, mulai dari kesehatan, kemasyarakatan, lingkungan, pendidikan, dan lainnya,” katanya.

Ia juga mengajak TP PKK Kabupaten Serang untuk terus bergerak aktif di seluruh tingkatan, mulai dari kabupaten, kecamatan hingga desa, agar program pemerintah dapat tersampaikan secara efektif kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Serang, Tifa Hensifa Hanum Najib, mengatakan peringatan HKG PKK ke-53 digelar serentak secara berjenjang dari tingkat nasional hingga daerah. Ia berharap rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Terkait penurunan stunting, Tifa menjelaskan bahwa hal tersebut menjadi fokus Pokja 4 yang bertugas mendukung program pemerintah daerah di bidang stunting dan pengelolaan sampah. PKK, kata dia, telah memberi bantuan kepada balita terindikasi stunting serta melakukan berbagai pelatihan dan sosialisasi melalui posyandu.

“Kami melakukan pelatihan-pelatihan dan menggerakkan posyandu untuk memberikan edukasi tentang pencegahan stunting,” ujarnya.

Selain itu, TP PKK juga menjalankan program BSA atau Bergizi, Seimbang, dan Aman. Program ini menjadi materi utama dalam berbagai pelatihan untuk meningkatkan kapasitas ibu-ibu dalam menyediakan makanan bergizi bagi keluarga.

“Pelatihan ini dilakukan agar ibu-ibu mampu memberikan gizi yang baik, seimbang, bervariasi, dan tetap aman. Banyak hal yang dilakukan PKK untuk meningkatkan pemberdayaan keluarga dalam mencegah stunting,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan Pelantikan Ketua dan Pengurus Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) Kabupaten Serang oleh Bupati Serang. Tifa Hensifa Hanum Najib resmi dilantik sebagai Ketua PPA Kabupaten Serang.

Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, sejumlah kepala OPD, para camat, perwakilan Bank BJB KCK Banten, perwakilan Bank Banten, serta pengurus TP PKK kecamatan dan desa se-Kabupaten Serang.