BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung berkomitmen meningkatkan skala dan kuantitas event olahraga di kota ini sebagai strategi utama pengembangan sport tourism. Langkah ini diambil untuk mendiversifikasi daya tarik wisata dan menggenjot kunjungan wisatawan Selasa (16/12/2025).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa potensi Bandung sebagai destinasi wisata olahraga sangat besar, didukung oleh faktor alam dan lingkungannya.

“Kita menikmati lari di kota paling ‘enakeun’ untuk para pelari. Salah satu area yang nyaman itu di seputaran kampus ITB,” ujarnya dalam kegiatan Bandung Heritage Green Fair 2025 di Kampus ITB, Minggu (14/12/2025).

Farhan menyebut kondisi alam Bandung, dengan udara sejuk dan pepohonan rindang di jalur-jalur seperti di sekitar ITB, menciptakan suasana ideal untuk aktivitas olahraga sekaligus memanjakan pelancong.

Komitmen pengembangan sport tourism ini didorong oleh kinerja pariwisata yang positif. Hingga Triwulan III 2025, jumlah kunjungan wisatawan ke Bandung telah mencapai 6,5 juta orang, mendekati target tahunan sebesar 8,7 juta kunjungan.

“Meskipun tren kunjungan ke Bandung masih didominasi sektor kuliner, sport tourism menjadi konsen utama kami untuk meningkatkan daya tarik yang lebih beragam,” jelas Farhan.

Lebih dari sekadar aktivitas fisik, Farhan menekankan bahwa penyelenggaraan event olahraga berpotensi besar mendongkrak perekonomian kota. Ia bertekad menjadikan Bandung sebagai tuan rumah yang ramah untuk event olahraga tingkat nasional maupun internasional.

“Dampaknya akan luas, tidak hanya untuk kesehatan warga, tetapi terutama untuk mengembangkan geliat ekonomi dan pariwisata Kota Bandung,” pungkasnya.