Serang – Sebagai wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, Tim Dosen dari Universitas Pamulang Serang telah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMK PGRI 2 Kota Serang. 

Kegiatan yang mengusung tema “Mencegah Kejahatan Siber Melalui Peningkatan Kesadaran Cyber Security” ini berlangsung sukses dan mendapat sambutan antusias dari peserta.

Kegiatan ini secara khusus menghadirkan pemateri Lisdianto Dwi Kesumahadi, S.Kom., M.Kom., yang memaparkan materi komprehensif seputar pentingnya keamanan siber di era digital yang semakin kompleks.

Melalui pemaparan yang interaktif, para siswa dan guru diajak untuk memahami berbagai bentuk ancaman siber yang mengintai, seperti phishing, malware, ransomware, dan social engineering.

“Literasi digital tidak hanya tentang kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga tentang memahami risiko dan cara melindungi diri dari ancaman di dunia maya. Inilah yang ingin kami tanamkan kepada para peserta,” ujar Lisdianto .

Dalam paparannya, materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek critical dalam keamanan siber, mulai dari:

• Network Security: Upaya melindungi jaringan komputer dari akses ilegal.

• Mobile Security: Langkah-langkah praktis mengamankan perangkat seluler.

• Cloud Security & Data Protection: Prinsip-prinsip melindungi data di komputasi awan.

• Identity Protection: Pentingnya autentikasi dua faktor dan pemantauan akun.

• Future Trends: Tren keamanan siber masa depan seperti Artificial Intelligence (AI) dan Quantum Encryption.

Kegiatan ini tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga memberikan solusi dan langkah-langkah praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk kepentingan pribadi maupun dalam lingkungan sekolah.

Kepala SMK PGRI 2 Kota Serang menyambut baik inisiatif ini. “Kami sangat berterima kasih kepada tim dosen Universitas Pamulang Serang. Ilmu yang diberikan sangat relevan dan mendesak, mengingat siswa-siswi kami adalah generasi yang akrab dengan dunia digital. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi peningkatan kewaspadaan dan budaya keamanan siber di kalangan pelajar, sekaligus memperkuat jembatan antara perguruan tinggi dengan masyarakat dan dunia pendidikan menengah dalam menghadapi tantangan digital bersama.