MARTAPURA — Sebanyak 347 personel dari lima negara mengikuti Jungle Field Training Exercise (Jungle FTX) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026.
Latihan berlangsung di Area Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan, Sabtu (5/9/2026).
Personel yang terlibat terdiri atas 107 prajurit Indonesia, 141 personel US Army, 49 personel Australia, 40 personel India, dan 10 personel Jepang.
Dalam latihan, pasukan bergerak secara terkoordinasi melintasi medan hutan menuju sasaran dengan menerapkan taktik, teknik, dan prosedur operasi tempur.
Setelah mencapai area sasaran, pasukan melaksanakan penyerbuan secara bertahap terhadap Sasaran Satu, Sasaran Dua, dan Sasaran Tiga.
Uji Kemampuan Operasi Gabungan
Rangkaian latihan tersebut menguji kemampuan pasukan dalam melaksanakan manuver di medan hutan.
Selain itu, latihan mengasah koordinasi, komunikasi, serta kemampuan menguasai medan selama pelaksanaan operasi gabungan multinasional.
Skenario latihan yang berlangsung di medan hutan memberikan pengalaman bagi personel dalam menghadapi kondisi operasi yang menuntut ketepatan koordinasi dan kemampuan adaptasi.
Jungle FTX juga menjadi sarana memperkuat interoperabilitas antarnegara peserta dalam menjalankan operasi bersama.
Melalui latihan realistis tersebut, TNI bersama negara-negara mitra terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapan pasukan.
Kerja sama ini diharapkan memperkuat kemampuan tempur dan koordinasi antarpasukan dalam menghadapi berbagai tantangan operasi di masa mendatang.
