Bandar Lampung – Dalam upaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung melakukan pemeliharaan dan rotasi gembok pada pintu blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (17/07).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim Kesatuan Pengamanan dan Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), dengan fokus pada blok hunian sebagai area rawan yang memerlukan pengawasan intensif serta peralatan keamanan yang berfungsi optimal.
Kepala Lapas Narkotika Bandar Lampung, Ade Kusmanto, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pencegahan untuk mempertahankan kondisi lapas yang kondusif.
“Pemeliharaan gembok dilakukan untuk memastikan seluruhnya dalam keadaan baik. Gangguan kamtib bisa timbul dari hal sepele, termasuk alat pengaman yang rusak,” ujarnya.
Selama prosesnya, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi gembok, meliputi fungsi mekanis, kekuatan kunci, serta pelumasan atau penggantian jika ditemukan kerusakan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Ardeli, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diperkuat secara berkala. “Kami terus berupaya memastikan stabilitas keamanan. Gembok adalah pengaman utama di setiap pintu blok dan harus berfungsi maksimal,” jelasnya.
Menurut Ardeli, langkah ini sekaligus menjadi bagian dari evaluasi berkala dan kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko insiden, pelanggaran, atau upaya pelarian.
“Dengan pemeliharaan gembok yang rutin dan terukur, sistem pengamanan Lapas Narkotika Bandar Lampung dapat tetap optimal, menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan terkendali,” pungkasnya.
