MERAUKE — TNI bersama sejumlah instansi terkait menyemai total 10 ton garam atau natrium klorida (NaCl) untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Papua Selatan sejak 22 hingga 28 Oktober 2026.
Dalam kegiatan pada Rabu (28/10/2026), tim operasi menyemai 1.000 kilogram garam di wilayah Distrik Salor, Kabupaten Merauke, dan Distrik Kepi, Kabupaten Mappi.
Tim menggunakan pesawat Cessna Caravan 208B bernomor registrasi PK-SCG untuk mendukung penyemaian bahan semai di wilayah sasaran.
Operasi ini bertujuan mendukung pembentukan awan hujan dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer di wilayah Papua Selatan.
Pelaksanaan OMC mencakup tiga wilayah sasaran, yakni Kabupaten Merauke, bagian selatan Kabupaten Mappi, serta bagian selatan Kabupaten Boven Digoel.
TNI dan Instansi Terkait Perkuat Sinergi
TNI mengerahkan dukungan melalui TNI Angkatan Udara, khususnya Lanud J.A. Dimara, bersama AirNav, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta PT Smart Cakrawala Aviation.
Kolaborasi lintas instansi tersebut mendukung kelancaran pelaksanaan operasi, mulai dari koordinasi penerbangan hingga penentuan wilayah sasaran berdasarkan kondisi atmosfer.
Melalui OMC, tim berupaya mendukung pembentukan awan hujan di wilayah sasaran sesuai hasil pemantauan dan analisis meteorologi.
Namun, keberhasilan modifikasi cuaca tetap bergantung pada kondisi atmosfer, ketersediaan awan potensial, dan faktor meteorologi lainnya.
TNI bersama instansi terkait terus mengoordinasikan pelaksanaan operasi untuk mendukung upaya penanganan kondisi lingkungan di Papua Selatan.
