“Para pemuda harus menyatukan seluruh potensinya masing-masing, sesuai dengan passion-nya untuk memberikan semangat kemajuan di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Najib berharap semangat tersebut dapat menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Kabupaten Serang Bahagia. Baginya, pemuda bukan hanya generasi penerus, tetapi juga bagian dari kekuatan pembangunan yang dapat memberikan warna dan energi baru bagi daerah.
Sementara itu, Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, mengatakan peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk menumbuhkan empati dan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan sekitarnya.
Ia berharap pemuda tidak hanya mengembangkan kemampuan pribadi, tetapi juga mampu memanfaatkan potensinya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kemudian terus menggali potensi yang ada, sehingga mereka jadi pemuda-pemuda yang dapat diharapkan, dapat membangun bangsa dan negara,” ujar Anas.
Secara khusus, Anas berharap para Kang Nong Kabupaten Serang dapat berperan sebagai duta promosi daerah. Peran tersebut tidak hanya terbatas pada promosi pariwisata, tetapi juga mencakup penyampaian pesan mengenai pelestarian lingkungan hidup, peningkatan literasi membaca, kesadaran membayar pajak, dan berbagai isu yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
Melalui peran tersebut, para Kang Nong diharapkan dapat menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat, terutama generasi muda, dalam menyampaikan informasi serta mendorong partisipasi publik.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Serang turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, pejabat eselon II dan III, pegawai di lingkungan Pemkab Serang, serta perwakilan organisasi kepemudaan.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian piagam penghargaan kepada duta pariwisata serta pelepasan atlet kontingen Kabupaten Serang.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa semangat Sumpah Pemuda perlu terus hidup dalam tindakan sehari-hari. Dengan mengembangkan potensi, menjaga persatuan, dan berani menghasilkan karya, generasi muda diharapkan mampu mengambil bagian dalam membangun daerah sekaligus menyiapkan masa depan Indonesia.
