SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Rachmatuzakiyah membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Serang 2025-2029, Selasa (12/8/2025) di Forbis Hotel, Waringinkurung. Dalam kesempatan itu, Bupati memaparkan 16 program prioritas daerah yang dirancang untuk mewujudkan enam visi pembangunan.
“Keberhasilan RPJMD bergantung pada kolaborasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan,” tegas Ratu Tatu, menekankan pentingnya partisipasi aktif.
Enam visi pembangunan yang menjadi landasan meliputi:
- Peningkatan SDM unggul dan sejahtera berbasis pemberdayaan perempuan.
- Penguatan infrastruktur penunjang ekonomi.
- Penciptaan iklim investasi dan lapangan kerja berbasis potensi lokal serta lingkungan.
- Pencapaian swasembada pangan.
- Tata kelola pemerintahan bersih dan berorientasi pelayanan prima.
- Peningkatan harmoni kehidupan berbasis nilai religius dan kebangsaan.

Untuk mewujudkannya, Pemkab Serang menetapkan 16 program unggulan, di antaranya:
- Pencegahan stunting melalui layanan gizi dan cold storage ASI.
- Optimalisasi Puskesmas Pembantu (Pustu) di tiap desa.
- Transparansi APBD via sistem e-planning hingga e-reporting.
- Peningkatan insentif guru honorer, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan perangkat desa.
- Penyediaan internet gratis di ruang publik.
- Pengembangan pariwisata halal dan destinasi religi terintegrasi.
- Penguatan sektor pertanian, perikanan, serta UMKM melalui pusat oleh-oleh.
- Program air bersih dan beasiswa bagi anak berprestasi/yatim.
Kepala Bapperida Kabupaten Serang, Rachmat Maulana, menyebut Musrenbang ini sebagai langkah sejarah menuju terwujudnya “Kabupaten Serang Bahagia” dalam lima tahun mendatang. Acara dihadiri Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas, Pj Sekda Ida Nuraida, kepala OPD, camat, dan anggota DPRD setempat.
