MAKASSAR,–Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel) Irjen Pol Rusdi Hartono menegaskan pihaknya terus mengusut tuntas tragedi kebakaran gedung DPRD Makassar yang terjadi pada akhir Agustus lalu. Kebakaran hebat tersebut tidak hanya merusak fasilitas utama gedung parlemen daerah, tetapi juga menghanguskan puluhan kendaraan dinas dan pribadi.
Dalam keterangan persnya, Kapolda Sulsel menyebutkan bahwa kerugian akibat insiden itu diperkirakan mencapai Rp250 miliar. “Proses hukum tetap berjalan sesuai aturan. Tim penyidik sudah mengumpulkan bukti, memeriksa saksi-saksi, dan mendalami motif di balik aksi anarkis yang berujung pembakaran,” ujarnya, Senin (1/9/2025).
Ia menegaskan bahwa aparat kepolisian tidak akan tinggal diam. Semua pihak yang terbukti terlibat dalam aksi perusakan dan pembakaran akan diproses secara hukum tanpa pandang bulu. “Kami ingin memastikan bahwa peristiwa ini tidak terulang lagi. Negara hadir untuk melindungi masyarakat dan menjaga stabilitas daerah,” tambahnya
Sementara itu, Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD menyatakan dukungan penuh terhadap langkah penegakan hukum tersebut. Pemkot juga mulai menyalurkan bantuan kepada keluarga yang terdampak serta menyiapkan langkah darurat untuk kelanjutan aktivitas pemerintahan.
Kebakaran gedung DPRD Makassar menjadi salah satu insiden terparah dalam beberapa tahun terakhir. Selain menimbulkan kerugian besar, peristiwa itu juga meninggalkan trauma bagi warga sekitar yang menyaksikan langsung kobaran api melalap fasilitas publik tersebut.
