Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar patroli besar-besaran di sejumlah titik strategis Ibu Kota dalam rangka Operasi Berantas Jaya 2025 pada Minggu (12/5/2025). Patroli ini bertujuan memperkuat keamanan dan memberantas aksi premanisme yang meresahkan warga.
Sebanyak 75 personel dari Direktorat Samapta Polda Metro Jaya, dipimpin oleh Kasubbag Preventif Ditsamapta AKP Endro, serta satu pleton unit anti-anarkis dari Brimob Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kabagops Satbrimobda Polda Metro Jaya, Kompol Sukoco, turun langsung ke lapangan.
Patroli menyasar kawasan-kawasan rawan seperti Tanah Abang, Bundaran HI, Monas, Stasiun Senen, dan Stasiun Jatinegara. Selain melakukan pengamanan, patroli juga dilakukan secara dialogis dengan menyapa warga dan memberikan imbauan untuk tetap waspada terhadap premanisme.
“Patroli ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami fokus pada titik-titik yang sering menjadi lokasi aktivitas premanisme,” ujar AKP Endro di kawasan Monas.
Kompol Sukoco menjelaskan bahwa kehadiran Brimob dalam patroli ini bertujuan untuk mendukung pengamanan dengan pendekatan preventif namun tetap tegas. “Kami hadir untuk mengantisipasi segala potensi gangguan kamtibmas. Brimob siap memberikan dukungan penuh agar situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Syam Indradi, mengimbau warga agar aktif melaporkan tindakan premanisme. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan. Jika menemukan aksi premanisme, segera laporkan ke pihak kepolisian melalui layanan darurat 110. Polisi akan hadir dan bertindak cepat,” kata Kombes Ade Syam.
Polda Metro Jaya memastikan bahwa patroli dialogis ini akan rutin dilaksanakan guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan Jakarta tetap aman dan nyaman bagi seluruh warganya.
