JAKARTA – Panglima TNI Agus Subiyanto memimpin langsung kegiatan penyerahan dan pelantikan jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berlangsung di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Panglima TNI didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Muhammad Ali, serta Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Mohamad Tonny Harjono.

Sejumlah jabatan strategis yang diserahterimakan antara lain Pangdam XVII/Cenderawasih dari Mayjen TNI Amrin Ibrahim kepada Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang. Kemudian jabatan Dankodaeral X dari Mayjen TNI (Mar) Werijon kepada Brigjen TNI (Mar) Sugianto.

Selain itu, jabatan Danrem 173/PVB diserahterimakan dari Brigjen TNI I Ketut Mertha Genarda kepada Brigjen TNI Vivin Alvianto. Jabatan Danrem 172/PWY dari Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu kepada Brigjen TNI Robby Suryadi.

Pada tingkat satuan kewilayahan, jabatan Dandim 1710/Mimika diserahterimakan dari Letkol Inf Redi Dwi Yuda Kurniawan kepada Letkol Inf Teuku Jozanda. Sementara itu, jabatan Dandim 1716/Tolikara dari Letkol Inf Justus Bernard Mara kepada Letkol Inf Derek Serebi Rumbino.

Selanjutnya, jabatan Dandenpom XVII/1 Nabire dari Letkol Cpm Reza Ramdani kepada Mayor Cpm M. Harlan Pariyatman. Jabatan Dandeninteldam XVII/Cen dari Letkol Inf Deny Yanuarta kepada Letkol Inf Nasser Khaled.

Jabatan Dandenzibang 2/XVII Nabire juga diserahterimakan dari Mayor Czi Wisnu Bowo Kusumo kepada Letkol Czi Riznu Fitra Bhuwana Tombolotutu.

Di lingkungan TNI AL, jabatan Danlanal Nabire dari Letkol Laut (P) Guntur Prastyawan kepada Letkol Laut (P) Mario Marco Wainarisi. Sementara jabatan Danpom Kodaeral X Koarmada RI dari Letkol Laut (PM) Zairin Busri kepada Letkol Laut (PM) Raka Momon Saputra.

Selain itu, jabatan Dansatgas Korpasgat dari Letkol Pas Zaharrudin kepada Letkol Pas Mansyur M juga turut diserahterimakan dalam kegiatan tersebut.

Panglima TNI Agus Subiyanto menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan organisasi dan personel TNI yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Penyerahan dan pelantikan jabatan ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas prajurit, melalui penerapan prinsip reward and punishment secara konsisten,” ujarnya.

Ia menambahkan, dinamika perkembangan situasi di wilayah penugasan menuntut kesiapan pimpinan satuan untuk mampu beradaptasi dan menjalankan tugas secara optimal demi menjaga stabilitas dan keamanan nasional.