KABUPATEN SEMARANG, Diksiber.id//– Polsek Bergas mengintensifkan patroli malam untuk menjaga kamtibmas. Dalam patroli Jumat malam 3 Juli 2026, tim yang dipimpin Aiptu Cahyo Budi berhasil melerai pertikaian antar pedagang hingga wilayah tetap kondusif.
Pemicu Perselisihan Soal Jarak Warung
Petugas awalnya mendapati keributan antarpedagang terkait keberadaan satu warung sembako yang disebut warung Madura oleh warga.
Informasi di lapangan menyebut, paguyuban pedagang Madura keberatan karena jarak warung itu kurang dari 500 meter dari warung lain. Mereka mengacu pada kesepakatan internal yang melarang jarak antarpedagang kurang dari jarak tersebut.
Setelah diklarifikasi, pemilik warung ternyata bukan orang Madura. Ia mengaku belum paham sistem usaha sembako, sehingga mempekerjakan karyawan asal Madura. Hal ini memicu salah paham di kalangan pedagang lainnya.
Mediasi Persuasif Polsek Bergas
Merespons konflik itu, Aiptu Cahyo Budi bersama anggota Polsek Bergas memberi arahan dan imbauan agar kedua pihak menyelesaikan masalah dengan musyawarah dan tidak bertindak yang mengganggu ketertiban.
“Semua persoalan sebaiknya diselesaikan secara tenang lewat komunikasi. Hindari tindakan yang bisa memicu gangguan kamtibmas. Polsek Bergas berkomitmen menjaga keamanan wilayah,” tegas Aiptu Cahyo di hadapan kedua kubu.
Dengan pendekatan persuasif, kedua pihak akhirnya berdamai. Mereka sepakat menahan diri dan menjaga hubungan baik demi suasana aman di lingkungan dagang.
Polsek Bergas memastikan patroli rutin akan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan gangguan kamtibmas dan memberi rasa aman bagi masyarakat Kecamatan Bergas.
(***)
