Blitar – Dinas Pendidikan Kota Blitar meluncurkan program antar anak masuk sekolah hari pertama yang bertujuan memberikan pengalaman positif pada hari pertama sekolah bagi siswa baru. Program ini mengharuskan orang tua untuk mengantar langsung anak-anak mereka ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah, dengan tujuan menciptakan suasana belajar yang nyaman, aman, dan penuh perhatian, terutama bagi siswa yang baru memulai jenjang pendidikan di sekolah.
Dwi Suprianto, M.Pd, selaku pengawas sekolah Kota Blitar, menyampaikan, “Program antar anak masuk sekolah pada hari pertama ini adalah inisiatif baru yang kami terapkan untuk menciptakan pengalaman yang menyenangkan dan tak terlupakan bagi siswa. Kami ingin siswa kelas 7, khususnya, merasakan perhatian penuh dari orang tua mereka, sehingga mereka dapat merasa lebih nyaman dan siap menjalani pendidikan di sekolah menengah pertama (SMP).”
Dwi Suprianto juga menekankan pentingnya peran orang tua pada hari pertama sekolah. “Di tahun-tahun sebelumnya, banyak orang tua yang hanya mengantar anak-anak mereka tanpa memberi perhatian yang cukup pada proses awal sekolah. Bahkan, beberapa siswa harus pergi dan pulang sekolah sendiri. Program antar anak masuk sekolah ini dirancang untuk mendorong orang tua lebih terlibat, dengan cara mengantar anak mereka ke sekolah, memberikan perhatian ekstra yang sangat dibutuhkan pada awal tahun ajaran baru,” Senin (14/7).
Sebagai bagian dari kebijakan ini, Wali Kota Blitar mengeluarkan edaran yang memberikan dispensasi kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki anak di kelas 1 dan kelas 7. Dispensasi diberikan pada pagi hari agar PNS dapat mengantar anak-anak mereka ke sekolah sebelum jam 7 pagi, serta menjemput mereka pada sore hari. Kebijakan ini bertujuan agar siswa merasa dihargai, aman, dan bersemangat dalam menjalani hari pertama mereka di sekolah.
Program antar anak masuk sekolah ini bukan hanya terbatas pada hari pertama, tetapi diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan siswa untuk mendukung keberhasilan pendidikan. Dinas Pendidikan Kota Blitar berharap agar program ini dapat terus dilaksanakan pada tahun ajaran 2025-2026 dan seterusnya, guna mempererat hubungan antara orang tua dan sekolah, serta meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Blitar.
“Kami percaya bahwa pendidikan yang sukses tidak hanya bergantung pada kualitas pengajaran di sekolah, tetapi juga pada dukungan aktif orang tua dalam proses pendidikan anak-anak. Program ini adalah langkah awal untuk membangun hubungan yang lebih erat antara sekolah, orang tua, dan siswa dalam mewujudkan generasi cerdas dan berbudi pekerti,” tambah Dwi Suprianto.
Lebih lanjut, Dwi berharap agar program ini bisa menjadi titik awal dari kolaborasi yang lebih baik antara orang tua dan sekolah, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Blitar. “Kami percaya bahwa dukungan penuh dari orang tua akan meningkatkan motivasi belajar anak dan menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan global,” tutupnya.
