Kabupaten Serang — Ratusan warga Kecamatan Bojonegara memadati lokasi Bazar Ramadhan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (3/3/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah.

Bazar Ramadhan diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Serang. Kegiatan yang digelar di Kampung Gunung Santri, Desa Bojonegara itu merupakan titik kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Jawilan.

Bupati yang akrab disapa Ratu Zakiyah mengatakan, bazar tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah meningkatnya permintaan menjelang Idul Fitri.

“Berbagai kebutuhan pokok tersedia dengan harga di bawah pasaran, mulai dari beras, minyak goreng, gula, cabai, kentang, timun hingga ayam. Ini bentuk ikhtiar pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat,” ujar Zakiyah usai membuka kegiatan.

Ia menilai antusiasme warga menjadi indikator bahwa program tersebut tepat sasaran. Pemerintah daerah, kata dia, berencana melanjutkan pelaksanaan bazar di sejumlah titik lain.

Untuk tahun 2026, Pemkab Serang menjadwalkan bazar di empat kecamatan, yakni Jawilan, Bojonegara, Waringinkurung, dan Lebakwangi.

Selain itu, Zakiyah memastikan ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Serang selama Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri dalam kondisi aman, bahkan surplus untuk beberapa komoditas.

“Stok pangan aman, bahkan surplus untuk sejumlah bahan pokok,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui harga cabai rawit merah masih relatif tinggi. Pemerintah daerah menyarankan masyarakat beralih ke cabai keriting yang dijual Rp30 ribu per kilogram dalam bazar tersebut.

Sementara itu, warga Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara, Fauziah, mengaku terbantu dengan adanya bazar Ramadhan karena harga kebutuhan pokok lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Kami sangat terbantu. Kalau bisa lebih sering diadakan karena benar-benar meringankan,” ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Serang, Adang Rahmat, mengatakan seluruh komoditas yang disediakan habis terjual. Salah satunya cabai keriting sebanyak dua ton yang dilepas dengan harga Rp30 ribu per kilogram.

Adapun untuk cabai rawit merah, harga saat ini berada di kisaran Rp85 ribu per kilogram, turun dari sebelumnya Rp90 ribu per kilogram, namun masih tergolong tinggi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, Inspektur Sugi Hardono, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Direktur PT BPR Serang Dadi Suryadi, perwakilan Bank bjb Kantor Cabang Banten, serta Kepala BPS Kabupaten Serang Tutty Amalia.

Pada kesempatan itu juga diserahkan secara simbolis bantuan paket sembako kepada masyarakat dari PT BPR Serang dan Bank bjb.