“Pada intinya menyatakan bahwa peserta gelar perkara sependapat terhadap perkara yang dilaporkan oleh Ricky dapat dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Selang penyelidikan lebih lanjut dilakukan oleh Tim Penyidik Dirtipidum Bareskrim, kemudian perkara tersebut akhirnya ditingkatkan ke tahap penyidikan dalam artian Tim Penyidik telah menyakini sudah ditemukan ada dugaan tindak pidana yang cukup kuat berdasarkan bukti permulaan,” kuncinya.

Sebelumnya, anggota Satlantas Polrestabes Makassar Bripka Mahir Daeng Rani yang berada di lokasi meminta pengguna jalan agar mencari jalur alternatif untuk sementara waktu.

“Untuk arus lalulintas akan dialihkan, tidak yang mengarah ke selatan. Semua dialihkan masuk ke Hertasning,” kata Mahir di lokasi.

Dikatakan Mahir, pihaknya saat ini sementara melakukan penjagaan di lokasi agar tidak terjadi keributan bagi pihak yang kalah dalam putusan pengadilan.

“Personel dari Polrestabes Makassar, Dishub, dan TNI, (standby) di lokasi untuk mengamankan pelaksanaan eksekusi lahan kantor Mazda Pettarani,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses eksekusi masih berlangsung dengan menggunakan alat berat. Pihak kepolisan dari Polrestabes Makassar dan Brimob Polda Sulsel dengan persiapan lengkap nampak melakukan pengamanan.

Sementara, massa yang menggelar aksi unjuk rasa sebelum eksekusi dilakukan masih memantau dari kejauhan proses dirubuhkannya showroom Mazda.