“Di sini, Pondok Pesantren Al Markaz menjadi contoh dalam pemberdayaan ekonomi, khususnya agroeduwisata. Mereka mengembangkan pertanian modern sekaligus memberikan keterampilan dan kewirausahaan kepada para santri,” ungkapnya.
Ia pun mengajak pesantren lain untuk saling belajar dan menjalin kerja sama agar pengembangan ekonomi tidak hanya terpusat pada satu lembaga.
“Pesantren lain silakan datang ke Pondok Pesantren Al Markaz untuk menjalin kerja sama. Kita bisa belajar bagaimana pesantren dapat berdaya dan meningkatkan perekonomiannya, sehingga semakin sejahtera,” katanya.
Harapan tersebut menempatkan pesantren bukan hanya sebagai tempat menimba ilmu agama, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya keterampilan, kreativitas, dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Ratu Zakiyah juga menyampaikan apresiasi kepada PT Kapal Api yang turut berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), berupa pembagian susu kepada para santri.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para santri yang mengikuti peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Serang.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PT Kapal Api yang telah berkontribusi melalui donasi CSR berupa pembagian susu untuk para santri. Semoga bantuan ini memberikan manfaat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Serang Uesul Qorni, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Serang, para alim ulama, serta ratusan santriwan dan santriwati.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 itu menjadi pengingat bahwa masa depan santri tidak hanya ditentukan oleh luasnya ilmu yang dipelajari, tetapi juga oleh kedisiplinan, akhlak, keberanian berinovasi, dan kemampuan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Dari pesantren, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Serang serta Indonesia.
